FiksiCerita Pendek

Ruang Itu Bernama Sel

07 May 2015

 

Aku tinggal di dalam sel. Iya, sel. Bukan sel penjara yang kalian pakai buat menyekap para tahanan. Tapi sel yang menurut kalian ditemukan oleh Robert Hooke. Mengapa diberi nama sel? Karena sel berasal dari bahasa Latin “cellula” yang berarti ruang kecil. Ruang kecil ya, bukan ruang rindu. Makanya mungkin di penjara nama ruangannya “sel”, karena ruangnya sempit. Begitu juga di Microsoft Excel yang menamakan kotak-kotak kecilnya sebagai “sel” karena ukurannya yang kecil.

Ruang tempat tinggalku dilindungi oleh lapisan kokoh yang disebut membran. Membran ini terdiri dari dua lapisan, yaitu fosfat dan lemak. Gabungan keduanya dinamakan fosfolipid bilayer. Lemak, yang tidak suka air alias hidrofobi, berada di bagian dalam sedangkan fosfat yang mempunyai sifat suka air alias hidrofili biar berada di luar. Mereka jadi tamengku, menyaring siapa saja yang boleh masuk dan tidak. Maklum, banyak benda asing yang seenaknya mau keluar masuk tanpa permisi. Kalau air sih boleh saja keluar masuk dengan bebas. Apalah jadinya aku tanpa air. Tapi kalo zat-zat lain, tunggu dulu. Buat yang memang boleh masuk sudah disediakan pintu-pintu dari protein sebagai jalur masuk melewati membran.

Semua fasilitas tersedia di rumah kecilku ini. Kalau aku butuh energi untuk aktifitas, ada mitokondria si gudang energi yang rajin “membakar” bahan makanan menjadi ATP. Kalau aku butuh enzim, giliran tugasnya badan golgi menghasilkan enzim. Fasilitas lain yang tersedia di rumahku adalah lisosom yang sukanya netralisir racun yang masuk ke rumahku. Ada juga ribosom yang punya peran untuk sintesis protein. Ribosom ini ada yang menempel di retikulum endoplasma atau biasa disingkat RE. Nah si RE ini dibagi dua. Kalau RE yang ditempeli ribosom disebut RE kasar yang fungsinya untuk sintesis protein, kalau yang polos namanya RE halus yang kerjanya sintesis lemak. Mereka semua berada di kolam yang berisi cairan sel atau biasa disebut sitoplasma.

Nah, sekarang aku mau kenalin diriku ni. Aku adalah inti sel, pusat dari semua kegiatan sel. Namanya juga pusat ya jadi aku sangat sibuk. Aku ini terdiri dari kromosom-kromosom pembawa sifat yang berisi gen-gen. Tugasku adalah mencetak DNA yang ada dalam kromosom agar bisa menurunkan sifat. Keren kan! Aku juga mengatur seluruh kegiatan sel.

Hmm baiklah sekarang aku mau kerja lagi. Sekian perkenalanku. Paling tidak, perkenalanku ini dapat mengingatkan kita semua agar senantiasa memuji kebesaranAllah SWT, Sang Pencipta.

Sampai jumpa lagi 🙂

Nb: tulisan iseng

Sumber gambar: disini

Share To
Leave a Comment