My Lifetime StoriesStory of My Life

Perahu Ini Sedang Digoyang

03 September 2015

Beberapa minggu ini, aku seperti kehilangan diriku. Tak pernah fokus, berhenti menulis, dan selalu merasa tertekan. Hanya satu hal yang ada dalam pikiranku. Pekerjaan.

Pekerjaanku sebelumnya lebih aku sukai. Aku merasa nyaman dan damai. Aku merasa seolah perahuku begitu tenang dan nyaman. Hanya sedikit riak dan gelombang kecil yang masih mampu kuatasi. Kadang ombak besar memang datang menerpa. Tapi alhamdulillah, semua dapat terlewati berkat bantuan Sang Maha Kuasa.

Kini perahuku sedang digoyang dengan hebat. Aku dipindahkan ke pekerjaan yang menurutku sulit. Gelombang besar seolah datang setiap hari, menerpa perahuku yang sedang beradaptasi mengenal wilayah baru. Belum lagi hujan badai yang turut mengamuk di sekitar perahuku. Sistem navigasi perahuku mulai rusak. Perahuku mulai goyah dan nyaris luluh lantak. Semoga perahuku tidak karam.

Aku benci gelombang. Aku benci badai. Aku ingin air yang tenang. Biar saja orang mau berkata perahuku terlalu datar. Aku tidak peduli. Mereka tidak menjalankan perahuku. Tapi aku. Aku yang susah payah bertahan dari amukan gelombang dan badai. Rasanya ingin kuakhiri saja perjalanan ini. Tapi apakah aku yakin? Sebenarnya aku bisa. Beribu kesempatan untuk mengakhirinya. Tapi aku tidak mau, tidak yakin, dan tidak akan pernah. Aku harus berjuang demi orang-orang yang kucintai dan mencintaiku.

Bagaimanapun, aku tidak perlu perahu yang bergoyang.

*terinspirasi dari buku Life Lesson, Chicken Soup for the Soul, judul cerita “Ada perahu yang perlu di goyang”

Sumber gambar:
di sini

Share To
Leave a Comment