Non-fiksiArtikelNon-fiksiArtikelKesehatan

Tips Mengatasi Ketidaknyamanan Tubuh pada Masa Kehamilan

16 July 2016

Hai teman-teman? Bagaimana kabar kalian? Semoga baik-baik selalu ya. Terutama untuk teman-teman yang sedang berbahagia setelah menikah. Jadi terbebas dari pertanyaan ‘horor’ selama lebaran kemarin kan? Teman-teman pasti tau kan pertanyaan apa yang dimaksud? Yup pertanyaan ditanya “kapan nikah”? Hehe. Nah, kebahagiaan kalian pasti bertambah berkali lipat kalau para istri sedang menjalani masa kehamilan. Tapi ga selalu proses kehamilan itu menyenangkan, bukan? Ada kalanya kalian sering muntah-muntah dan tidak nafsu makan. Belum lagi gejala lain yang mungkin mengganggu aktifitas normal kalian. Pada tulisan kali ini, aku ingin berbagi informasi seputar masa kehamilan buat teman-teman semua. Tulisan ini adalah hasil karyaku dan teman-teman sewaktu kegiatan penyuluhan saat menjalani praktik profesi maternitas di Puskesmas. Supaya tahu lebih lanjut, yuk dibaca artikelnya.

Perempuan yang sedang hamil membutuhkan adaptasi untuk menyesuaikan diri dengan kehamilannya. Adaptasi yang terjadi berupa perubahan fisik dan fisiologis tubuh wanita tersebut. Bobak, et. al (2005) menyebutkan bahwa adaptasi maternal (ibu hamil) merupakan akibat kerja hormon kehamilan dan tekanan mekanis akibat membesarnya uterus dan jaringan lain. Tanda dan gejala adaptasi maternal dapat diidentifikasi mulai dari trimester satu hingga trimester tiga.

Tanda dan gejala perubahan fisiologis pada trimester satu diantaranya amenore (tidak haid), morning sickness (muntah dan rasa tidak nyaman pada perut di pagi hari), perubahan payudara, sering berkemih dan keletihan (Bobak, 1993 dalam Potter & Perry, 1999). Morning sickness dipengaruhi oleh hereditas (keturunan). Laccase et. al. (2009) dalam penelitiannya membuktikan bahwa  ras atau etnis memiliki hubungan dengan kejadian mual dan muntah pada trimester pertama kehamilan. Weissgerber  (2004) dalam penelitiannya membuktikan bahwa pernapasan berubah selama trimester pertama dimana pada usia kehamilan tujuh minggu terjadi peningkatan ventilasi (pernapasan) dan penurunan PaCO2  (tekanan karbon dioksida) pada saat istirahat sebanyak 85%. Perubahan fisiologis berlanjut pada trimester kedua dan ketiga kehamilan.

Trimester kedua kehamilan merupakan saat dimana kehamilan sudah dapat terlihat. Bobak et. al (2005) mengidentifikasi perubahan fisiologis pada trimester dua yaitu perubahan integumen, hipertrofi gusi, peningkatan ukuran fundus uterus, sensasi gerakan dan kontraksi Braxton Hicks. Perubahan integumen sebagai salah satu perubahan pada kehamilan trimester dua adalah adanya striae gravidarum. Penelitian yang dilakukan Osman et. al (2006) menunjukkan bahwa striae gravidarum dipengaruhi oleh usia ibu hamil dan berat badan ibu selama kehamilan. Penelitian tersebut juga menggambarkan derajat keparahan striae gravidarum bergantung pada riwayat keluarga dengan striae gravidarum, usia gestasi dan berat kehamilan. Perubahan pada kulit selama kehamilan dapat berupa perubahan normal atau adanya penyakit.

Pengertian Adaptasi Fisik Pada Masa Kehamilan

Slide6

Adaptasi fisik pada masa kehamilan merupakan proses penyesuaian diri wanita hamil terhadap kehamilannya. Bobak, et al. (2005) mengemukakan bahwa adaptasi fisik merupakan akibat kerja hormon kehamilan dan tekanan mekanis akibat membesarnya uterus dan jaringan lain. Whylie (2005) mengemukakan bahwa adaptasi fisik meliputi seluruh sistem tubuh yang berhubungan dan bergantung satu sama lain untuk meningkatkan efisiensi fisiologis.

Jenis-Jenis Adaptasi Fisik Pada Masa Kehamilan

  1. Trimester pertama (usia kehamilan 1 – 3 bulan)
    • Slide8Mual muntah (morning sickness), umumnya terjadi pada awal kehamilan dan reda pada kehamilan empat bulan. Keadaan ini paling mungkin merupakan reaksi sistemik terhadap peningkatan estrogen atau penurunan kadar glukosa darah.
    • Hidung tersumbat dan epitaksis terjadi disebabkan edema hidung akibat kenaikan estrogen.
    • Sering berkemih, yang disebabkan uterus yang bertambah besar yang menekan kandung kemih, terlihat pada trimester pertama dan selanjutnya pada trimester ketiga.
    • Nyeri tekan pada payudara terjadi di awal kehamilan dan berlangsung terus sepanjang kehamilan karena perubahan hormonal.
    • Terjadi ptialisme (saliva banyak), kemungkinan sebagai reaksi lokal terhadap pengaruh estrogen.
    • Leukorea (peningkatan keluaran vagina berwarna putih) berasal dari peningkatan aktivitas sel-sel epitel vagina saat mempersiapkan distensi selama proses kelahiran.
    • Sakit kepala karena tekanan emosi, ketegangan mata, pembengkakan vaskular dan kongesti sinus akibat stimulasi hormonal.

Slide9

  1. Trimester kedua dan ketiga (usia kehamilan 4 – 9 bulan)
    • Slide10Nyeri epigastrik, yang disebabkan regurgitasi isi lambung yang bersifat asam ke dalam esofagus, bisa disebabkan ketegangan dan muntah pada trimester ketiga.
    • Edema mata kaki karena penurunan curah balik pada ekstremitas bagian bawah.
    • Varises vena karena sirkulasi yang buruk dan melemahnya dinding pembuluh darah.
    • Hemoroid bisa terjadi karena tekanan uterus kehamilan pada spina, yang mengganggu sirkulasi vena.
    • Slide11Konstipasi disebabkan oleh penurunan peristaltis usus dan pergeseran usus karena uterus hamil, tidak memadainya asupan cairan, atau penggunaan suplemen besi.
    • Nyeri punggung akibat perubahan postur tubuh yang berhubungan dengan peningkatan lekuk vertebra lumbasakral akibat pembesaran uterus.
    • Kram kaki bisa disebabkan spasme otot gastrokrenimius, kemungkinan karena kalsium yang kurang memadai.
    • Berkunang-kunang karena perubahan volume darah dan hipotensi postural.
    • Napas pendek terjadi karena tekanan yang dikeluarkan pada diafragma oleh uterus yang membesar.
    • Uterus yang membesar menyebabkan sulit tidur.

Slide12

Cara Mengatasi Ketidaknyamanan Fisik Pada Masa Adaptasi Kehamilan

 Slide14Edema pergelangan kaki

Istirahatlah dengan kaki ditinggikan. Hindari berdiri terlalu lama. Hindari pakaian yang ketat pada setengah bagian bawah badan Anda.

Nyeri punggung

Gunakan pemanas lokal. Hindari berdiri berdiri terlalu lama. Hentikan mengangkat barang (dari lantai). Gunakan sepatu bertumit rendah.

Slide15Nyeri tekan payudara

Gunakan BH yang menyokong. Kurangi jumlah kafein dan minuman berkarbonat.

Konstipasi

Tingkatkan konsumsi serat dalam makanan Anda. Minumlah cairan tambahan. Defekasi secara teratur.

Sulit tidur

Minumlah minuman yang hangat dan bebas kafein sebelum tidur dan latihan teknik relaksasi.

Slide16Lelah

Jadwalkan waktu istirahat setiap hari. Tetapkan jam tidur rutin yang teratur. Gunakan tambahan bantal untuk kenyamanan.

Berkunang-kunang

Bergeraklah dengan perlahan. Hindari keramaian. Tetaplah dalam lingkungan yang sejuk. Berbaringlah miring ke kiri bila beristirahat.

Sakit kepala

Hindari ketegangan pada mata. Beristirahatlah dengan kain sejuk diletakkan pada dahi anda. Laporkan adanya sakit kepala yang sering dan persisten pada dokter.

Slide17Nyeri epigastrik

Makanlah makanan sedikit tetapi sering setiap harinya. Hindari makan makanan secara berlebihan juga makanan pedas berlemak dan gorengan.

Hemoroid

Hindari konstipasi dan mengedan waktu BAB. Lakukan duduk berendam.

Kram kaki

Hindari gerakan plantarfleksi pada jari-jari kaki. Luruskan kaki dan lakukan gerakan dorsifleksi pada pergelangan kaki Anda.

Slide18Mual   

Makanlah enam kali sehari dalam jumlah sedikit setiap hari daripada makan dalam jumlah yang banyak tiga kali sehari. Makanlah sepotong roti bakar kering atau beberapa bskuit sebelum bangun dari tempat tidur. Hindari makanan atau situasi yang memperburuk mual. Jika mual berlangsung terus, laporkan masalah ini pada dokter.

Hidung tersumbat

Gunakan alat penguapan udara yang sejuk atau pelembab, tingkatkan asupan cairan letakkan handuk lembab pada sinus dan masase sinus tersebut.

Ptialisme (air liur banyak)

Gunakan pembersih mulut kalau diperlukan. Kunyahlah permen karet.

Nyeri ligamentum teres uteri (bagian rahim)

Hindari gerakan memuntir. Berdirilah dengan perlahan dan gunakan tangan Anda untuk menyokong abdomen. Membungkuk ke depan untuk membebaskan diri dari rasa tidak nyaman.

Slide19Napas pendek

Aturlah postur yang tepat. Gunakan bantal dibawah kepala dan bahu pada waktu malam.

Sering berkemih

Berkemihlah sesuai keperluan, sekurang-kurangnya setiap 2 jam. Tingkatkan asupan cairan. Hindari kafein. Berlatihlah olahraga Kegel.

Keluaran vagina

Gunakan pakaian dalam dari katun. Mandi setiap hari. Hindari celana dalam yang terlalu ketat.

Varises vena

Berjalanlah dengan teratur. Istirahatlah dengan kaki ditinggikan. Hindari berdiri terlalu lama. Berjalanlah dengan teratur. Jangan melipat kaki waktu duduk. Hindari pemakaian stoking setinggi latut. Gunakan stoking penyokong.

Nah, sekian informasi yang dapat aku bagikan. Jika teman-teman mengalami gejala yang lebih parah dari yang aku sebutkan di atas, segera konsultasikan kepada tenaga kesehatan di tempat teman-teman kontrol rutin, ya. Semoga apa yang sudah aku tulis ini bermanfaat. Keep healthy ya guys 😉

Referensi

Bobak, Lowdermilk, dan Jensen. (2005). Buku Ajar Keperawatan Maternitas E/4 (Maria A. Wijayarini dan Peter I. Anugerah, Terjemahan). Jakarta: Penerbit Buku Kedokteran EGC

Laccase et. al. (2009). Epidemiology of nausea and vomiting of pregnancy: prevalence, severity, determinants, and the importance of race/ethnicity. Diunduh dari http://www.ncbi.nlm.nih.gov/pubmed/19573237

Osman et. al. (2006). Risk factors for the development of striae gravidarum. Diunduh dari http://www.ncbi.nlm.nih.gov/pmc/articles/PMC1913631/

Potter, P.A dan Perry, A. G. (2006). Fundamental Keperawatan: Konsep, Proses dan Praktik, Vol. 1 E/4 (Terjemahan Yasmin Asih, et. al.) Jakarta: Penerbit Buku Kedokteran EGC

Weissgerber, T. L. (2004). Maternal physiological adaptation during early human pregnancy. ProQuest Dissertations and Theses. Diunduh dari http://search.proquest.com/docview/305117314?accountid=17242

Whylie, L. (2000). Essential Anatomy and Physiology in Maternity Care. Philadelphia: ElsevierChurchill Livingston

*Selalu menghargai karya orang lain dengan mencantumkan sumber / link saat mengambil konten di website ini*

Kontributor penyusunan proposal penyuluhan :

Siska, Lisa, Adit, Dhilu, Mba Indri & Mas Yudi

Share To
Leave a Comment