Non-fiksiLiputanNon-fiksiLiputanWonderful Trip

Yogyakarta, Perpaduan Keindahan Alam dan Budaya

29 October 2016

Dulu aku ingin sekali berwisata ke Yogyakarta. Apalagi kalau mendengar cerita teman-teman yang berlibur disana. Aku berpikir, kapan ya kira-kira aku bakal ke Yogyakarta? Dulu terakhir kali aku kesana sewaktu kelas dua SMP, sepulang dari mengunjungi Mbah di Kebumen. Itupun hanya ke Candi Borobudur saja. Kadang suka mupeng kalau mendengar teman cerita habis dari Candi Prambanan, Malioboro, Pantai Parangtritis. Tapi sampai lulus kuliah pun aku belum pernah lagi kesana.

Tanpa disangka, ternyata suamiku merupakan keturunan orang Yogyakarta. Wah kebetulan sekali. Jadi kami merencanakan untuk honeymoon ke Yogyakarta karena ia memiliki saudara yang dapat memandu. Aku senang sekali rasanya. Dan yang lebih menggembirakan lagi, tiga bulan berselang aku kembali ke Yogyakarta karena ada urusan kantor kesana. Wah benar-benar rejeki. Jadilah aku memiliki kesempatan dua kali berkunjung ke daerah istimewa ini. Alhamdulillah.

Nah, berhubung perjalananku ke Yogyakarta ini sangat berkesan, aku ingin menulis pengalaman selama disana. Mudah-mudahan bisa jadi inspirasi perjalanan buat yang berencana berlibur kesana (itupun kalau ada yang baca web ini, hehe). Disini aku tuliskan tempat-tempat wisata di Yogyakarta yang aku kunjungi. Selamat membaca ūüėČ

Candi Borobudur

Candi Borobudur yang Indah

             Candi Borobudur yang Indah

Siapa sih yang tak tahu Candi Borobodur? Candi yang pernah jadi salah satu dari tujuh keajaiban dunia ini sangat terkenal, tidak hanya di Indonesia tapi juga di seluruh dunia. Banyak wisatawan domestik dan mancanegara yang berkunjung ke candi yang dibangun pada masa dinasti Syailendra ini. Makanya aku merasa bangga bisa berkunjung di salah satu peninggalan warisan kebudayaan dunia ini.

 

Oh iya, sekedar tips buat teman-teman yang akan berkunjung ke sini di siang hari, jangan lupa bawa air minum ya. Perjalanannya cukup jauh dan mendaki jadi jangan sampai dehidrasi. Lalu, topi dan payung juga jangan sampai ketinggalan yah. Panas cyinn. Hihi.

 

Candi Prambanan

prambanan-2

             Indahnya Candi Prambanan

Satu lagi candi yang aku kunjungi adalah Candi Prambanan. Aku bahkan sampai dua kali loh berkunjung kesini. Berbeda dengan Candi Borobodur yang berbentuk satu kesatuan bangunan, Candi Prambanan ini terdiri dari beberapa candi yang membentuk kompleks. Menurut legenda, candi-candi itu dibangun oleh Bandung Bondowoso sebagai syarat untuk menikahi Roro Jonggrang dengan membangun seribu candi dalam semalam. Tapi, saat fajar tiba, Bandung Bondowoso tidak berhasil menyelesaikan seribu candi, hanya kurang satu candi. Karena kesal, ia mengutuk Roro Jonggrang menjadi patung dan diletakkan di candi paling besar. Candi paling besar terletak di tengah kompleks, dimana di dalamnya terdapat patung Roro Jonggrang. (Catatan: ikhtisar legenda ini adalah hasil pemahamanku dari berbagai sumber cerita rakyat. Hehe.)

 

Tapi sayangnya, dari sekian banyak candi, hanya tersisa beberapa candi karena sebagian besar hancur saat terjadi gempa bumi. Saat ini candi-candi yang hancur itu masih dalam tahap pemugaran. Semoga segera selesai ya.

 

Selain Candi Prambanan, di sekitar kompleks candi ini juga terdapat candi-candi kecil lain seperti Candi Lumbung, Candi Bubrah dan Candi Sewu. Tapi sayang, seperti Prambanan, candi-candi ini juga terkena efek gempa sehingga banyak yang hancur dan masih dalam tahap pemugaran. Oh iya ada juga Candi Ratu Boko, tapi terletak di luar kompleks Candi Prambanan. Kalau mau kesana, bisa juga membeli tiket terusan saat membeli tiket ke Candi Prambanan.

 

Jajaran Pantai di Wonosari

Wisata pantai di daerah Yogyakarta menghadirkan banyak pilihan baru destinasi yang keren. Bertempat di daerah Wonosari, menurut mas tourguide kami, banyak pantai yang baru dibuka. Perjalanannya memang agak jauh dari pusat kota Yogyakarta disertai jalanan yang berkelok dan naik turun. Tapi saat sudah tiba disana, rasa penat karena jauhnya perjalanan digantikan dengan pemandangan yang indah dan mempesona.

Pantai pertama yang kami kunjungi adalah Pantai Sadranan. Pantai ini sangat cocok untuk bermain pasir dan air karena ombaknya tidak terlalu besar. Terdapat karang di ujung pantai yang memisahkan pantai ini dengan pantai lainnya. Suasana pantai saat itu cukup ramai. Pasir pantai cukup bersih begitu juga dengan air lautnya. Kalau ingin minum kelapa muda atau berbelanja suvenir, banyak tersedia penjual di pinggir pantai.

 

Pantai kedua dan merupakan pantai favoritku adalah Pantai Indrayanti. Pantai ini terletak di sebelah Pantai Sadranan. Disini pemandangannya sangat indah dan air lautnya masih sangat bersih. Bahkan ada beberapa biota laut yang dapat terlihat diantara air laut yang terjebak dalam karang. Pantai ini lebih banyak area karang dibanding pasir. Pasir di pantai ini juga sangat bersih dan bukan tipe pasir yang menempel di kaki saat berjalan. Suasana pantai saat aku berkunjung kesana tidak terlalu ramai. Mudah-mudahan walau nanti pantai ini ramai dikunjungi, pantai ini tetap bersih seperti saat awal dibuka.

 

Pantai ketiga yang kami kunjungi adalah Pantai Baron. Pantai ini terletak agak jauh dari dua pantai sebelumnya. Pemandangan di pantai ini dipenuhi oleh perahu nelayan yang berjajar di pinggir pantai. Suasana di pantai ini sangat ramai pengunjung. Areal pantai sudah tidak terlalu bersih. Beberapa sampah terlihat di sekitar pantai. Sebagian besar pasir pantai dipenuhi oleh ganggang yang terbawa arus laut. Oh iya, Pantai Baron sudah lebih terkenal dibanding pantai sebelumnya karena sudah dibuka lebih lama.

 

Pantai Parangtritis

Pantai Parangtritis

                       Pantai Parangtritis

Yup pantai ini memang yang paling terkenal sebagai salah satu pantai di Yogyakarta. Pantai Parangtritis saat ini sudah sangat ramai pengunjung. Di tepi pantai banyak warga yang menawarkan jasa peyewaan payung pantai dan tikar untuk alas duduk. Ada juga penyewaan delman untuk pengunjung yang ingin berkeliling pantai.

Pemandangan di pantai ini cukup bagus. Angin yang bertiup semilir membuat pengunjung betah berlama-lama di pantai ini. Pemandangan bertambah indah jika kita datang pada senja hari, karena kita dapat menyaksikan proses terbenamnya matahari. Tapi sayangnya, karena sudah ramai pengunjung jadi terkarang kita menjumpai ada sampah berserakan (sedih).

Malioboro

Nah ini, buat temen-temen yang suka belanja atau sekedar mau cari suvenir, di Malioboro tempatnya. Deretan penjual berbagai jenis barang ada disini, mulai dari kaos, tas, pernak pernik, celana, dan berbagai barang bertema Yogyakarta ada disini. Penjualnya pun beragam, mulai dari yang menjajakan dagangannya di emperan sampai dengan toko-toko pun ada. Di sana juga terdapat mall buat yang ingin hang out kesana.

 

Di sekitar Maliboro banyak juga becak dan delman yang siap mengantarkan kita berkeliling. Oh iya, karena biasanya jalan di depan Malioboro agak macet sebaiknya tidak usah bawa mobil. Lebih enak berjalan kaki, selain bisa lebih puas memilih belanjaan, kita juga bisa mengabadikan momen selama disana. Apalagi kalau malam hari biasanya ada badut, robot dan boneka besar yang bisa diajak berfoto.

 

Tugu Yogyakarta

Tugu Yogyakarta

       Tugu Yogyakarta

Belum lengkap rasanya kalau ke Yogyakarta belum foto di Tugu Yogyakarta. Ikon kota Yogyakarta ini pasti ramai pengunjung yang mengabadikan momen dan seolah ingin bilang ‚Äúgue di Yogya nih‚ÄĚ. Hehe. Walaupun proses pemotretannya agak unik dan bahaya karena letak tugu ini di tengah perempatan jalan, tapi tetap seru dan menyenangkan bisa foto disini. Yang penting tetap hati-hati dan waspada dengan lingkungan sekitar yah. 😊

De Mata Trick Eye Museum

Salah satu tempat yang aku kunjungi di Yogyakarta dan aku rekomendasikan buat kamu kunjungi adalah De Mata Trick Eye Museum. Kita bisa mengekspresikan bakat narsis kita dengan berbagai macam gaya foto disini. Background yang dibuat seolah nyata membuat foto kita makin keren. Kalau kamu kehabisan gaya, bisa juga contek contoh foto yang ada di dekat background. Tapi percaya deh, kamu ga bakal pernah mati gaya.¬†Nih aku kasih beberapa referensi gaya foto ala Siska 😜

 

De Arca Museum

Mirip sama De Mata, D Arca juga tempat yang oke buat foto. Disini kamu bisa foto sama replika tokoh-tokoh di dunia. Bukan hanya tokoh dunia nyata, ada juga tokoh fantasi seperti superhero dan tokoh novel. Mirip-mirip Madame Tussauds Museum gitu deh. Hehe. Yah walaupun belum ketemu sama tokoh aslinya, ketemu sama replikanya dulu gapapa dong. Mudah-mudahan bisa terinspirasi dan bisa lebih hebat dari tokoh-tokoh di museum ini. 😊

 

Angkringan

Makan di Angkringan

                   Makan di Angkringan

Jalan-jalan di Yogyakarta akan lebih berkesan kalau kita mampir makan di angkringan. Terutama buat yang lagi menghemat biaya, angkringan jadi tempat yang cocok banget untuk mengisi perut yang lapar. Selain harganya yang murah, variasi makanan yang dijual juga sangat beragam. Selain itu, suasana duduk di emperan depan toko yang sudah tutup di pinggir jalan raya bikin nuansa yang berbeda dari makan di warung makan biasa. Bolehlah dicoba kalau lagi jalan-jalan di Yogyakarta.

 

Gunung Kidul

gunung-kidul

                  Gunung Kidul Handayani

Sebenarnya waktu di Gunung Kidul, aku tidak ada niat untuk berwisata karena tujuannya adalah untuk silaturahim dengan keluarga suami. Padahal disana ada wisata Gua Pindul yang cukup terkenal itu loh. Jadi untuk mengobati hasrat yang tak tersampaikan, aku hanya berfoto di landmark Gunung Kidul.

Foto di Gunung Kidul

                     Foto di Gunung Kidul

 

Nah, cukup sekian Wonderful Trip edisi Yogyakarta kali ini. Mudah-mudahan tulisan sederhana ini bisa menginspirasi teman-teman yang akan berkunjung ke Yogyakarta. Buat yang mau berbagi pengalaman selama di Yogyakarta, boleh banget cerita di kolom komentar. Siapa tahu bisa jadi tambahan referensi buat siapapun yang membacanya.

Sampai jumpa di Wonderful Trip berikutnya ya teman-teman 😊

siska

Sisquote (Siska’s Quote):

Melakukan perjalanan dan menikmatinya adalah keberuntungan yang bermakna.

-Yuanita Fransiska-

Share To
Leave a Comment